Tulisan ke p dari x Tulisan
Desember 10, 2011
Setan hitam tertawa lebar, malaikat putih juga tak kalah manis senyumnya. Mereka berdebat soal “kesalahan”.
Sang setan bersikukuh bahwa kesalahan akan membuat enggan, malu, dan terpuruk. Sementara malaikat berpendapat bahwa kesalahan justru akan menambah kehati-hatian dan penyesalan yang diikuti perasaan tidak akan mengulanginya lagi.
Ditengah perdebatan sengit itu, muncullah sosok yang sebagai-kawan-juga-musuh, meliputi dirinya dengan rasa senang, bangga, dan bersih dari sabetan kelasahan.
Seandainya, kesalahan itu menyadarkan, maka dengan kesalahan kita melangkah ke depan.