Tulisan ke v dari x Tulisan

Januari 7, 2012

“Cintailah dia dengan izin Tuhanmu bila dengan begitu kau menjadi semakin tunduk dan berpasrah diri akan segala kehadiranNYA. Tapi bila dengan mencintainya kau semakin jauh dari penglihatanNYA, lebih baik tinggalkan dia demi akhiratmu”

Apakah yang aku lakukan adalah frase pertama, atau malah keadaan kedua? Bagaimana aku tahu jika aku lebih tunduk sedang dia selalau mengalihkanku dariNYA. Sebaliknya, aku justru semakain tak yakin dengan akhiratku bila tanpa dia dengan senyumnya yang dapat meneduhkan keresahanku?

Tuhan, CintaMU yang kudamba, kasihMU yang kucari, asmaMU yang kusebut, biarkan aku meraih apa yang telah KAU tetapkan untuk terjadi. Dekap selalu aku dan dia dalam lindunganMU, karuniaMU, dan cahayaMU yang terang abadi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s